Kembali ke homepage

Standar Operasional Prosedur

STANDARD OPERATING PROCEDURES

PENYUSUNAN JADWAL PENGGUNAAN LABORATORIUM TERPADU

 

  1. TUJUAN

Prosedur ini bertujuan untuk mengatur waktu pengunaan laboratorium di dalam lingkup STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.

 

  1. RUANG LINGKUP

2.1.   Prosedur ini berlaku untuk penggunaan Laboratorium bagi semua program studi di STKIP  Persada Khatulistiwa Sintang

2.2.   Prosedur ini berlaku untuk penggunaan Laboratorium bagi pihak lain selama tidak mengganggu kegiatan praktik mahasiswa STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.

2.3.   Prosedur ini berlaku untuk kegiatan praktik, bimbingan tugas akhir, penelitian, dan riset dosen.

 

  1. DEFINISI

3.1.   Jadwal adalah pengaturan waktu dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran praktikum, bimbingan, tugas akhir, penelitian dan riset dosen.

3.2.   Pengguna adalah Dosen/Mahasiswa dari semua program studi di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, serta pihak luar.

 

  1. WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB

4.1.   Kepala UPT Laboratorium Terpadu bertanggung jawab dalam Operasional Laboratorium di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.

4.2.   Masing-masing pengelola Laboratorium bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan dan bertanggung jawab mendistribusikan jadwal penggunaan Laboratorium kepada Program Studi asal Dosen pengguna.

4.3.   Sekretaris Laboratorium/Laboran menyusun jadwal penggunaan Laboratorium, berkoordinasi dengan pihak program studi.

 

  1. BAHAN ACUAN

5.1.   Undang-undang nomor : 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

5.2.   Peraturan Pemerintah nomor : 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi.

5.3.   Statuta STKIP Persada Khatulistiwa Sintang dengan nomor: 003/BPKB-A/BP-KB/Kep/2005.

5.4.   Surat Keputusan Ketua Badan Pendidikan Karya Bangsa Sintang Nomor : 089/SK/BP-KB/A/2010 tentang Pembentukan UPT. Laboratorium Terpadu STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.

5.5.   Keputusan Ketua STKIP Persada Khatulistiwa tentang Peraturan Akademik.

5.6.   Kalender akademik STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.

 

  1.  PROSEDUR

6.1.   Pengelola Laboratorium meminta kepada Pimpinan Program Studi untuk menyampaikan mata kuliah yang menggunakan fasilitas Laboratorium.

6.2.   Sekretaris Laboratorium Terpadu/Laboran menyusun dan merampungkan jadwal penggunaan Laboratorium berdasarkan masukan dari Program Studi.

6.3.   Dalam menyusun jadwal Sekretaris Laboratorium harus mempertimbangkan penggunaan Laboratorium untuk kegiatan bimbingan tugas akhir, penelitian, riset dosen dan pengguna pihak luar.

6.4.   Kepala Laboratorium Terpadu menyampaikan jadwal penggunaan Laboratorium ke masing-masing Program Studi untuk disampaikan kepada dosen pengampu/pembimbing terkait.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

STANDARD OPERATING PROCEDURES

PENGGUNAAN ALAT DI LABORATORIUM TERPADU

 

  1. TUJUAN

Prosedur ini dibuat untuk kegiatan penggunaan alat dalam kegiatan praktikum di laboratorium terpadu.

 

  1. RUANG LINGKUP

2.1.   Prosedur ini berlaku untuk kegiatan praktik mahasiswa pada semua Program Studi di lingkungan STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.

2.2.   Prosedur ini berlaku untuk kegiatan praktik rutin, tugas akhir mahasiswa, penelitian mahasiswa serta kegiatan riset dosen dan pengguna dari pihak lain di STKIP Persada Khatulistiwa.

 

  1. DEFINISI

Alat adalah kumpulan peralatan/perkakas yang digunakan dalam menunjang kegiatan praktikum di laboratorium terpadu.

 

  1. WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB

4.1.   Ketua Program Studi dibantu oleh Kepala Laboratorium bertanggung jawab terhadap pelaksanaan prosedur ini.

4.2.   Pengelola Laboratorium bertanggung jawab atas penyimpanan dan pendistribusian alat.

4.3.   Teknisi bertanggung jawab atas pemeriksaan dan perawatan alat.

4.4.   Mahasiswa bertanggung jawab terhadap penggunaan alat dalam kegiatan praktikum dan dosen bertanggung jawab terhadap penggunaan alat dalam kegiatan riset dosen.

 

  1. BAHAN ACUAN

5.1.   UU Nomor: 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

5.2.   UU RI Nomor: 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

5.3.   PP Nomor: 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

5.4.   Statuta STKIP Persada Khatulistiwa Sintang dengan nomor: 003/BPKB-A/BP-KB/Kep/2005.

5.5.   Surat Keputusan Ketua Badan Pendidikan Karya Bangsa Sintang Nomor : 089/SK/BP-KB/A/2010 tentang Pembentukan UPT. Laboratorium Terpadu STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.

 

 

  1. PROSEDUR

6.1.   Sebelum Praktek

6.1.1.      Kepala Laboratorium bersama dengan Pengelola Laboratorium beserta teknisi mengecek kesiapan dan kelayakan alat yang akan digunakan sebelum perkuliahan awal semester dimulai.

6.1.2.      Kepala dan Pengelola Laboratorium bersama-sama mengecek kesiapan Job-Sheet masing-masing Laboratorium.

6.1.3.      Pengelola Laboratorium/Laboran memberikan form daftar alat kepada mahasiswa/dosen untuk diisi dengan alat apa yang akan dipinjam.

6.1.4.      Pengelola Laboratorium/Laboran menyerahkan kepada ketua dan anggota kelompok mahasiswa/dosen.

6.1.5.      Dosen penanggung jawab diwajibkan untuk mengisi Berita Acara Praktikum yang diketahui oleh Pengelola Laboratorium sebelum melakukan praktikum. IForm Berita Acara Praktikum dapat dilihat pada Lampiran.

 

6.2.   Selama Praktikum

6.2.1.      Sebelum masuk praktik mahasiswa harus mengenakan perlengkapan praktik sesuai ketentuan dan tidak menempatkan tas serta alas kaki pada tempat yang telah disediakan .

6.2.2.      Mahasiswa harus mengisi buku daftar hadir yang telah disiapkan mulai jam praktik sampai dengan selesainya praktik.

6.2.3.      Dosen menjelaskan cara penggunaan alat kepada mahasiswa praktikan baik yang standart dan yang dipinjam sesuai dengan fungsinya;

6.2.4.      Mahasiswa  menggunakan  alat  sesuai  dengan  fungsi  dan petunjuk praktik dan diamati oleh dosen pembimbing (Job Sheet).

 

6.3.   Selesai Praktikum

6.3.1.      Mahasiswa membersihkan/merapikan alat yang telah digunakan.

6.3.2.      Pengelola Laboratorium/laboran memeriksa kelayakan alat yang telah digunakan.

6.3.3.       Pengelola Laboratorium/laboran mencatat barang rusak/hilang yang ditemukan setelah penggunaan dan harus diganti.

 

6.4.   Lain-lain

6.4.1.      Sebelum menggunakan alat-alat praktikum, mahasiswa harus memahami petunjuk penggunaan alat tersebut sesuai dengan petunjuk penggunaan yang diberikan atau disampaikan oleh penanggung jawab praktikum.

6.4.2.      Mahasiswa harus memperhatikan dan mematuhi peringatan yang tertera pada alat laboratorium.

6.4.3.      Mahasiswa harus memahami fungsi atau peruntukan alat-alat praktikum dan menggunakan alat-alat tersebut hanya untuk aktifitas yang sesuai fungsi atau peruntukannya. Menggunakan alat di luar fungsi atau peruntukannya akan menimbulkan kerusakan pada alat tersebut dan bahaya keselamatan praktikan.

6.4.4.      Mahasiswa harus memahami jangkauan kerja alat-alat praktikum dan menggunakan alat-alat tersebut sesuai dengan jangkauan kerjanya. Menggunakan alat-alat di luar jangkauan kerjanya akan menimbulkan kerusakan dan membahayakan keselamatan praktikan.

6.4.5.      Seluruh peralatan praktikum yang digunakan harus dipastikan aman dari benda/logam tajam, api/panas atau lainnya yang dapat mengakibatkan kerusakan pada alat tersebut,

6.4.6.      Tidak melalukan aktifitas yang dapat menyebabkan kotor, coretan, goresan atau sejenisnya pada alat-alat praktikum yang digunakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

STANDARD OPERATING PROCEDURE

PANDUAN UMUM KESELAMATAN PENGGUNAAN PERALATAN LABORATORIUM TERPADU

 

  1. KESELAMATAN

Pada prinsipnya, untuk mewujudkan praktikum yang aman diperlukan partisipasi seluruh praktikan dan penanggung jawab praktikum yang bersangkutan. Dengan demikian, kepatuhan setiap praktikan terhadap uraian panduan pada bagian ini akan sangat membantu mewujudkan praktikum yang aman.

  

  1. BAHAYA LISTRIK

2.1.   Perhatikan dan pelajari tempat-tempat sumber listrik (stop-kontak dan circuit breaker) dan cara menyala-matikannya. Jika melihat ada kerusakan yang berpotensi menimbulkan bahaya, laporkan pada penanggung jawab praktikum.

2.2.   Hindari daerah atau benda yang berpotensi menimbulkan (sengatan listrik/strom) secara tidak disengaja, misalnya kabel jala-jala yang terkelupas dll.

2.3.   Tidak melakukan sesuatu yang menimbulkan bahaya listrik pada diri sendiri atau orang lain.

2.4.   Mengeringkan bagian tubuh yang basah sebelum menyentuh peralatan di laboratorium.

2.5.   Selalu waspada terhadap bahaya listrik pada setiap aktivitas praktikum.

Kecelakaan akibat bahaya listrik yang sering terjadi adalah tersengat arus listrik. Berikut adalah adalah hal-hal yang harus diikuti oleh praktikan bila hal tersebut terjadi:

-        Jangan panic.

-        Matikan semua peralatan elektronik dan sumber listrik di meja masing-masing dan di meja praktikan yang tersengat arus listrik.

-        Bantu praktikan yang tersengat arus listrik untuk melepaskan diri dari sumber listrik.

-        Beritahukan dan minta bantuan asisten atau penanggung jawab praktikum  maupun praktikan lain tentang terjadinya kecelakaan akibat bahaya listrik.

 

 

  1. BAHAYA API ATAU PANAS BERLEBIH

3.1.   Tidak membawa benda-benda mudah terbakar (korek api, gas, dll) ke dalam ruang praktikum bila tidak disyaratkan dalam modul praktikum.

3.2.   Tidak melakukan sesuatu yang dapat menimbulkan api, percikan api atau panas berlebihan.

3.3.   Tidak melakukan sesuatu yang dapat menimbulkan bahaya api atau panas berlebih pada diri sendiri atau orang lain.

3.4.   Selalu waspada terhadap bahaya api atau panas berlebih pada setiap aktifitas praktikum.

 

Berikut ini adalah hal-hal yang harus diikuti praktikan jika menghadapi bahaya api atau panas berlebih:

-        Jangan panik

-        Beritahukan dan minta bantuan asisten/penanggung jawab praktikum atau praktikan lain tentang terjadinya bahaya api atau panas berlebih.

-        Matikan semua peralatan elektronik dan sumber listrik di meja masing-masing.

-        Menjauh dari ruang praktikum.

 

  1. BAHAYA BENDA TAJAM DAN LOGAM

4.1.   Dilarang membawa benda tajam (pisu, gunting dan sejenisnya) ke dalam ruang praktikum jika tidak diperlukan untuk percobaan.

4.2.   Dilarang memakai perhiasan dari logam secara berlebihan.

4.3.   Tidak melakukan sesuatu yang dapat menyebabkan luka pada diri sendiri atau orang lain.

 

  1. LAIN-LAIN

5.1.   Dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam ruang praktikum atau sekitar area ruang praktikum.

5.2.   Membuang sampah pada tempat sampah yang sudah disediakan.

5.3.   Dilarang merokok dalam ruang praktikum dan sekitar area ruang praktikum.

 

  1. SANKSI

Pengabaian uraian panduan di atas dapat dikenakan sanksi tidak lulus mata kuliah praktikum yang bersangkutan.

 

 

 

 

STANDARD OPERATING PROCEDURE

PEMINJAMAN ALAT/BARANG/SARANA DAN PRASARANA LABORATORIUM

 

  1. TUJUAN

SOP Peminjaman alat/barang/sarana dan prasarana yang dimiliki oleh laboratorium STKIP Persada Khatulistiwa dalam hal pertanggungjawabannya dipegang oleh Kepala Laboratorium Terpadu dibantu  oleh Penanggungjawab / Pengelola Laboratorium. SOP ini ditujukan untuk menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan dalam meminjam inventaris alat / barang / sarana dan prasarana di bawah pertanggungjawaban Kepala Laboratorium Terpadu dan Penanggunjawab/Pengelola Laboratorium dan selanjutnya dapat digunakan sebagai acuan.

 

  1. PROSEDUR

Prosedur peminjaman alat / barang / sarana dan prasarana meliputi kegiatan sebagai berikut :

 

  1. Pengajuan surat permohonan peminjaman

Alat / barang / sarana dan prasarana yang dimiliki STKIP Persada Khatulistiwa Sintang dan yang menjadi tanggungjawab Kepala Laboratorium dan Penanggungjawab / Pengelola Laboratorium, pada dasarnya dapat dipergunakan oleh semua civitas akademika STKIP Persada Khatulistiwa. Oleh karena itu semua civitas akademika yang ingin mempergunakan alat / bahan / sarana dan prasarana yang menjadi tanggungjawab Kepala Laboratorim dan Penanggungjawab / Pengelola Laboratorium tersebut, haruslah mengajukan permohonan peminjaman alat / barang / sarana dan prasarana tersebut yang ditujukan kepada Kepala Laboratorium STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.

 

Surat permohonan peminjaman minimal berisi informasi:

  • Nama peminjam
  • Jabatan peminjam
  • Bagian peminjam
  • Alamat peminjam (Alamat kampus, tuang)
  • Keperluan peminjaman (Acara, waktu dan tempat)
  • Lama peminjaman
  • Nama barang yang akan dipinjam beserta jumlahnya

 

  1. Pengesahan Permohonan Pinjaman
  • Alat / barang / sarana dan prasarana milik Laboratorium STKIP Persada Khatulistiwa Sintang yang akan dipinjam tersebut setelah melalui tahap pertama yaitu pengajuan surat permohonan pinjaman yang ditujukan pada Kepala Laboratorium akan ditindak lanjuti.
  • Penanggungjawab / Pengelola Laboratorium akan memeriksa kebenaran surat permohonan pinjaman tersebut dan Penanggungjawab / Pengelola Laboratorium memiliki hak kuasa penuh untuk menerima atau menolak setiap surat permohonan pinjaman yang masuk terutama melihat kepentingan peminjaman alat / barang / sarana dan prasarana, dan diketahui oleh Kepala Laboratorium. Namun selama permohonan tersebut untuk keperluan kegiatan kampus STKIP Persada Khatulistiwa bukan untuk keperluan pribadi, maka permohonan peminjaman tersebut akan disetujui.

 

  1. Pengisian surat pinjaman

Tahapan ketiga adalah pengisian surat peminjaman untuk surat permohonan peminjaman yang telah diperiksa dan disetujui oleh Penanggungjawab / Pengelola Laboratorium dan diketahui oleh Kepala Laboratorium. Surat pinjaman tersebut seperti contoh pada lampiran 2.

 

  1. Penyerahan pinjaman dan pengecekan awal

Tahapan keempat adalah setelah permohonan peminjaman mengisi surat bukti peminjaman, maka langkah selanjutnya adalah menerima alat / barang / sarana dan prasarana yang dipinjam tersebut dan melakukan pengecekan awal terhadap semua barang yang dipinjam. Kemudian pemohonan dapat mempergunakan alat / barang / sarana dan prasarana yang dipinjam tersebut untuk keperluan yang dimaksud serta bertanggung jawab penuh terhadap alat / barang / sarana dan prasaran yang dipinjam tersebut.

 

  1. Pengembalian pinjaman dan pengecekan akhir
  • Tahapan kelima adalah pengembalian alat / barang / sarana dan prasarana yang dipinjam setelah dipergunakan oleh pemohon pinjaman, setelah itu dilakukan pengecekan akhir terhadap alat / barang / sarana dan prasarana yang dipinjam dan harus sesuai dengan keadaan awal pada saat dipinjam.
  • Jika ternyata pada saat alat / barang / sarana dan prasarana yang dipinjam terdapat kerusakan pada saat pengembalian maka pemohon pinjaman harus bertanggung jawab terhadap alat / barang / sarana dan prasarana yang dipinjam tersebut dan menggantinya.

 

  1. Pengisian Surat Pengembalian
  • Tahapan keenam yang merupakan tahapan terakhir adalah, pemohon harus mengisi tanggal pengembalian alat / barang / sarana dan prasarana pinjaman tersebut.
  • Setelah pengisian tanggal pengembalian oleh pemohon maka proses peminjaman dinyatakan selesai.

 

  1. Ketentuan Pinjaman bagi Pihak Luar

Peminjaman alat / barang / sarana dan prasarana bagi pihak di luar Civitas Akademika STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, juga mengikuti prosedur yang sama seperti point-point yang disebutkan di atas. Selain ketentuan-ketentuan tersebut ada ketentuan tambahan yang harus dipenuhi yaitu :

  • Peminjam harus menitipkan kartu tanda pengenal atau sejenisnya yang masih berlaku.
  • Peminjam dikenakan biaya sewa dengan harga disesuaikan dengan jenis barang yang dipinjam. Adapun harganya akan ditentukan kemudian sesuai kesepakan pengelola laboratorium.

BUKTI PEMINJAMAN PERALATAN

Nomor: ..... / LAB / PJM / B-5 / 7F / ..... / 20....

Yang bertanda tangan di bawah ini :

            Nama               : …………………………………………………..

            Jabatan                        : …………………………………………………..

            Alamat                        : …………………………………………………..

Menyatakan peralatan Laboratorium STKIP Persada Khatulistiwa Sintang dipinjam untuk Keperluan ……………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………..

 

Oleh :

            Nama               : …………………………………………………..

            Jabatan                        : …………………………………………………..

            Alamat                        : …………………………………………………..

Kantor             : …………………………………………………..

Berupa

No.

Kode Barang

Nama Barang

Spesifikasi

Jumlah

Tanggal Kembali

Paraf Petugas

1.

 

 

 

 

 

 

2.

 

 

 

 

 

 

3.

 

 

 

 

 

 

4.

 

 

 

 

 

 

5.

 

 

 

 

 

 

Selanjutnya, akan bertanggung jawab penuh terhadap barang-barang tersebut dan akan mengembalikannya pada saat kegiatan selesai.

 

Demikian bukti peminjaman peralatan ini.

 

Sintang, ………………… 20….

 

…………………………...…..                                               …………………………………

Pemberi Pinjaman                                                                  Peminjam

Mengetahui:

Kepala Laboratorium

 

 

Benediktus Ege, M.Pd

NIDN. 1119028501